Back to natural Selamat berkunjung di Blog ini !

Read More

Slide 1 Title Here

Slide 1 Description Here
Read More

Slide 2 Title Here

Slide 2 Description Here
Read More

Slide 3 Title Here

Slide 3 Description Here
Read More

Slide 4 Title Here

Slide 4 Description Here
Read More

Slide 5 Title Here

Slide 5 Description Here

Monday, December 20, 2010

Menangislah Untuk Guru

Menangislah Untuk Guru

Dalam kehidupan sehari-hari dengan sangat mudah kita jumpai pejabat berwibawa, pengusaha kaya raya, orang-orang cemerlang, atau gabungan semuanya. Kekaguman dan kebanggaan akan tertebar dalam sekejap karena memang secara sosiologis sandangan profesi tersebut adalah idaman alam bawah sadar banyak orang. Apalagi kalau Pak Pejabat, Om Pebisnis atau Tuan Dosen adalah orang yang dapat memberikan ‘sesuatu’, kebanggaan sosiologis.
Dalam kehidupan sehari-hari dengan sangat mudah kita jumpai, seorang guru, yang menurut gambaran memilukan berbaju safari tua kusam, bersepeda kumbang dengan kacamata tebal dan tas lusuh. Gambaran itu, terpopuler sebagai ‘Oemar Bakry’ adalah karikaturis berbau penghinaan terhadap profesi yang sangat mulia, guru, Si Pendidik. Sepanjang sejarah republik ini, citra guru adalah citra manusia yang terlantar dan ditelantarkan.
Guru adalah profesi yang tidak menjanjikan secara materialistis tetapi sangat diperlukan. Dalam kehidupan sehari-hari dengan sangat mudah kita jumpai pejabat, tenaga administratif atau birokrat pendidikan yang ‘kerjanya’ memudahkan pekerjaan profesional guru dalam menunjang peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan sumberdaya manusia (SDM). Orang-orang yang bertugas ‘membantu’ pekerjaan guru.
Tapi, kita lebih sering mendengar dendangan nyanyian lagu-lagu indah meninabobokan guru, formal ataupun informal segenap komponen bangsa tercinta ini berkoor (seolah-olah) memperhatikan nasib guru. Dalam kehidupan sehari-hari dengan sangat mudah kita jumpai kesemua itu, ditabalkan pula dengan organisasi semacam PGRI, hasilnya hanya satu: Nasib guru tetap memprihatinkan. Pertanyaannya: lalu apa hasil kerja mereka yang langsung mampu memperbaiki nasib guru? Jawabnya sudah ada di pikiran Anda. Guru tetap saja dalam gambaran karikaturis ‘Oemar Bakry’.
Dalam kehidupan sehari-hari dengan sangat mudah kita jumpai guru yang kehidupannya begitu-begitu saja, dan … mereka masih saja menggantungkan nasibnya kepada mereka-mereka yang sebenarnya tidak pernah berhasil memperjuangkan nasib guru. Guru tetap saja mau dininabobokkan. Lalu, di mana letak kemampuan guru belajar dari kenyataan? Langkah nyata apa yang dilakukan guru dalam memperbaiki kedudukan dan nasibnya? Entahlah. Hanya para guru yang mampu menjawabnya.
‘Membantai’ Guru
Ketahuilah, keseluruhan pejabat, pebisnis, orang berpunya, mereka yang terhormat atau gila hormat, apalagi pengambil kebijakan tentang pendidikan, birokrat pendidikan, menjadi pandai atau bisa mencapai kedudukan sosial mapan, tidak terlepas dari jasa guru-gurunya. Dapat dipastikan, pejabat, pengusaha, birokrat pendidikan atau siapa saja yang bisa membaca, menulis, dan berhitung, menjadi pandai karena jasa guru. Gurulah yang menjadikan seseorang menjadi orang melek, mengembangkan potensi dirinya.
Cobalah renungkan untaian kata-kata saya berikut. Pernahkan Anda mendatangi guru SD Anda yang dengan segala ketabahan, ketekunan dan kesabaran menuntun mengeja huruf a, b, c dan seterusnya?. Memangnya Anda bisa lancar menghitung angka 1, 2, 3, 4 atau merangkai huruf-huruf jadi kata-kata, angka-angka berpangkat dan menghasilkan uang untuk kesuksesan tanpa bantuan guru? Pernahkah sowan ke Guru SD, SMP, SMU atau mengunjungi sekolah tempat pian dididik hingga jadi orang pintar? Anda tidak usah bercerita, membantu sekolah Anda dahulu, sebab kalau itu dilakukan semua orang, pastilah sekolah-sekolah kita menjadi tempat terbagus. Bukan tempat dimana bangunannya hampir roboh atau lingkungannya memprihatinkan dengan fasilitas, sarana dan prasarana, membuat air mata tidak ada artinya.
Banyak orang hanya mengambil dari guru dan sekolah, tidak kalau memberi. Bobroknya sarana dan prasarana pendidikan, dipastikan karena memang kita kurang peduli. Atau, coba renungkan, ketika seorang guru dengan kesederhanaan dan keluguan mengurus KTP atau keperluan lainnya, misalnya, Sampeyan bentak-bentak sembari meminta duit yang didapat dengan jerih payah mengajar yang sangat sedikit? Apakah Anda tidak akan dikutuk Allah SWT manakala tega-teganya meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan ketika Sang Guru mengurus kenaikan pangkatnya? Sudah gajinya kecil, jangankan dipermudah, tetapi justeru harus ‘dijebak’ untuk membayar. Adakah kira-kira manusia yang lebih kejam dari itu? Kalau Sampeyan pernah melakukan hal-hal sedemikian, bertobatlah, sebelum Allah SWT mengambil nyawa Sampeyan.
Sekali lagi, coba renungkan, ketika sudah jadi orang, apakah bos tingkat rendah atau puncak, pegawai bank atau wartawan, birokrat pendidikan, tamatan SD atau S3, atau maling sekalipun, pernahkah mendatangi guru yang telah membuat pintar? Pernahkah mendatangi sekolah tempat belajar dulu yang mungkin kini sudah hampir roboh? Pernahkah membantu sekolah tersebut setelah hidup berkelayakan? Mungkin Sampeyan telah mencapai jenjang akademis tertinggi atau mempunyai rumah –-dua sampai empat— punya mobil, sering berseminar di hotel atau melakukan kunjungan kerja di banyak kesempatan, sementara orang yang membuat pintar masih terseok-seok mengajar anak-anak atau cucu Sampeyan, masih berkehidupan seperti ketika mendidik Sampeyan dulu, bersilaturrahmi dengan guru SD, SMP, SMU atau PT, tidak pernah membantu sekolah tempat belajar dulu, baik secara pribadi, apalagi ketika mempunyai kewenangan untuk berpihak kepada guru dan pendidikan, ketika Tuan punya kewenangan tetapi justeru mengambil keuntungan untuk menumpuk harta, maka jangan harap bangsa ini akan maju. Peningkatan SDM akan menjadi retorika belaka.
Lebih fatal, jangan-jangan kalau kita berprilaku sedemikian, sadar atau tidak, kita telah terjerembab menjadi manusia durhaka, manusia yang tidak tahu berterima kasih, manusia yang lupa kacang pada kulit. Lebih sadis, kalau kita mengabaikan guru, melecehkan ketika dia berurusan, meminta duit ketika dia mengurus haknya atau mencelakan profesinya dengan berbagai alasan, kita akan menjadi manusia terkutuk, manusia ‘pembantai’ guru. Naauzubillahi min zaliq.
Proyek Milyaran
Kebetulan, saya dipilih sebagai Ketua Komite di dua SD, SDN Jawa 2 Martapura dan SDN Sungai Besar 2 Banjarbaru. Di kedua sekolah tersebut, saya pernah didatangi orang tua siswa sembari bersemangat 45 memberi kuliah, “Pak Ersis, guru-guru kita ini bagaimana? Tiap semester, anak-anak kita disuruh membeli buku. Ini proyek guru. Tidak boleh dibiarkan” Mula-mula saya telan saja kuliah bagus tersebut. Setelah melakukan riset kecil-kecilan, memang ada guru yang menjual buku seharga Rp30.000,00 (tiga puluh ribu). Dan … mendapat komisi 10% alias Rp3.000,00 (tiga ribu rupiah) per buku. Dikalikan 30 siswa, guru mendapat keuntungan Rp90.000,00 per semester.
Uang sebegitu, memang bisa dibilang banyak bisa pula dibilang sedikit. Tapi, saya bilang, bagaimana kalau kita berjamaah saja menyumbang untuk guru anak-anak kita secara ikhlas Rp3.000,00 per semester, apa salahnya? Terlalu berlebihan menuduh guru korupsi atau menyalahgunakan kewenangan. Saya setuju itu tidak dibolehkan, tetapi harus ada solusinya. Toh, di toko buku harganya juga segitu. Memberi untung toko buku tidak keberatan, guru yang menjadikan anak sendiri pintar, ribut. Apa-apaan.Ketika saya katakan, “OK. Guru kita larang menjual buku, tapi … mari kita membelikan buku-buku pelajaran yang disimpan di pustaka hingga semua keperluan buku tersedia”. Ajaibnya, begitu gagasan itu diutarakan, tidak ada komentar lagi.
Lebih jauh, coba kita berpikir lebih rasional. Miliaran rupiah dianggarkan Depdiknas untuk penyediaan buku-buku pelajaran di sekolah. Pengusaha berebutan, birokrat pendidikan sibuk mengurusnya. Coba datangi sekolah-sekolah, dari miliaran rupiah proyek pencetakan buku tersebut, berapa biji sih yang ada di sekolah? Sangat sedikit. Kemana perginya? Mana saya tahu, emangnya gue ngurusin. Harusnya yang model begini yang dilawan, koran-koran ‘menghajar’ hingga yang menculasi pendidikan itu kapok. Setidaknya, dimengerti untuk apa dan siapa, atau kemana saja sih distribusi proyek miliaran rupiah tersebut. Guru-guru juga pada lucu dech, diam aja. Silent is golden, kali ya?
Menangislah untuk Guru
Mengakhiri artikel ini, suatu kali, seselesai sholat malam, cobalah luangkan waktu barang 10 menit untuk merenungi nasib guru, nasib pendidikan kita. Mana tahu, urat malu tersentuh, bahwa selama ini kita kurang peduli terhadap guru dan pendidikan. Kalau membeli rokok Rp7.000,00 per bungkus sehari, artinya sebulan Rp210.000,00 tidak keberatan, tapi kalau membayar iuran Komite Sekolah, Rp20.000,00 sebulan, untuk membantu pendidikan anak-anak kita, kita gusar. Alasan-alasan rasional dan bak pendekar Pedang Emas mengeluarkan statemen hebat-hebat di koran, di warung kopi atau meja seminar, sembari teriak nyaring-nyaring: ‘Pendidikan gratis’. Emangnya Tuhan menurunkan uang dari langit untuk membiayai pendidikan.
Kalau melihat kekurangan di sekolah berbagai sumpah serapah dimuntahkan. Komite Sekolah tidak becus, pemerintah pelit, tidak ada perhatian, pejabat mencuekkan pendidikan (walaupun ada benarnya), tapi mbok ya, kalau membeli empat ban mobil, anggap membeli lima, satu sumbangkan ke sekolah. Kalau Dewan Pendidikan mau melakukan kunjungan kerja, jangan mau ikut, biayanya sumbangkan ke sekolah.
Kalau Sampeyan Anggota Dewan atau Kepala Bagian atau Kepala Dinas, bilang sama pimpinan: “Pak tahun ini ditugaskan ke Jakarta 3 kali saja ya, yang sekali biayanya serahkan ke sekolah”. Kalau sebulan empat kali ke karaoke, ke salon atau main golf, ya apa salahnya kalau 3 kali saja, yang sekali sumbangkan ke sekolah. Nah, kalau saya, mungkin tidak bisa membantu guru secara materi hebat-hebat, tapi berdoa untuk pian Pak ai.
Saya menulis pertanda simpati, dan … Insya Allah akan terus berjuang untuk guru dan pendidikan sesuai kemampuan, ya menulis. Saat ini simpati saya hanya simpati tangis, maukah pian(Anda) menerima? Itulah sumbangan terlemah dari orang yang sangat sangat bersimpati.
Bagaimana menurut Sampeyan?
Read More

Tuesday, October 19, 2010

RPP KLS V

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Mata  Pelajaran                       : I P A
Kelas / Semester                      : V / II
Alokasi Waktu                        : 2 x 35 Menit ( 1 x Pertemuan )
Tgl. Pelaksanaan                     :

Standar Kompetensi
.7. Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan sumber daya alam .

Kompetensi Dasar
7.1. Mendeskrifsikan proses pembentukan tanah karena pelapukan.

Indikator
7.1.1. Menjelaskan proses terbentuknya tanah.

I.   TUJUAN  PEMBELAJARAN
.
-          Siswa dapat menjelaskan proses terjadinya pembentukan tanah 

 II. MATERI
* Para ahli geologi menyatakan bahwa bumi jika diiris akan tampak lapisan-lapisan,ada lapisan inti bumi dalam ,lapisan inti bumi luar,mantel bumi,kerak bumi dan atmosfer.
.* Sebenarnya ,tanah berasal dari batuan yang mengalami pelapukan menjadi butir-butir halus .Dalam jangka waktu bertahun-tahun butiran batu itu akan menjadi tanah.

III.METODA

Ceramah , Demonstrasi , Tanya jawab , Penugasan

IV.LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN

  1. Kegiatan Awal 
  2. :
-          Apersepsi : Mengingat kembali jenis batuan dan tanah
-          Motivasi    : Apabila materi ini dikuasai dengan baik ,maka siswa akan lebih cepat mamahami materi berikutnya.
-          Menyampikan tujuan pembelajaran
-           
B. Kegiatan Inti
-          Siswa mengamati gambar struktur bumi.
-          Siswa mengamati bentuk bebatuan dan jenis-jenis tanah
-          Siswa mendengarkan penjelasan dari guru tentang struktur   
bumi,dan proses terjadinya tanah                                                                                                     -    Siswa mengadakan Tanya jawab dengan guru
 -   Siswa dengan bimbingan guru mendemonstrasikan  proses terjadinya tanah.
-   

C   Kegiatan Akhir :
-          Dengan bimbingan guru siswa membuat rangkuman materi
-          Siswa dan guru melakukan refleksi
-          Guru memberikan tugas ( PR )








V. ALAT DAN SUMBER

Sumber Pelajaran :-    KTSP 2006
-          Sains untuk SD Kelas V
-          Penerbit Erlangga Th. 2006
-          Penulis Drs.Haryanto
-          Hal. 170-171
-          BSE
-          IPA 5
-          PUSAT PERBUKUAN Dep. Dik. Nas.
-          Penulis : Choiril Azmiyati,Wigati Hadi Omegawati
-          Hal. 123-124
-           
Alat Pelajaran       :    Jenis – jenis bebatuan
                                  Jeniss-jenis tanah

VI. PENILAIAN

                        Bentuk Tes      : Tertulis
                        Jenis Tes          : Isian

1. Bumi tersusun dari beberapa lapisan.Sebutkan, lapisan apa saja ?
    a……………………..
    b. ……………………
    c. …………………….
    d. ……………………
    e. ……………………
2. Proses terjadinya pembentukan tanah diakibatkan oleh …………..
3. Kerak bumi tersusun dari…………….
4. Sebutkan 3 jenis tanah yang kamu ketahui !

Kunci Jawaban.
1. a. Lapisan inti bumi dalam
    b. Lapisan inti bumi luar
    c. Mantel bumi
    d. Kerak bumi
    e. Atmosfer
2. Pelapukan
3. Batuan
4. Liat,lempung,pasir


Mengetahui                                                                 Guru Kelas V
Kep.SDN 02 Lb.sawah





DEDE SUJATMA,S.Pd                                           AAM AMINAH,S.Pd.SD
NIP.196203271984101002                                        NIP. 196207241984102004

Read More

RPP KELAS V SD B.INDONESIA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Mata  Pelajaran                       : Bahasa Indonesia
Kelas / Semester                      : V / I
Alokasi Waktu                        : 2 x 40 Menit ( 1 x Pertemuan )
Tgl. Pelaksanaan                      


Standar Kompetensi
Mendengarkan
1. Memahami penjelasan narasumber dan cerita rakyat secara lisan.

Kompetensi Dasar
1.1. Menanggapi penjelasan nara sumber (petani,pedagang,nelayan,karyawan dll.)dengan
       memperhatikan santun berbahasa.

INDIKATOR
* Mencatat pokok-pokok pembicaraan

I.   TUJUAN  PEMBELAJARAN
-          Siswa dapat menyebutkan judul bacaan
-          Siswa dapat mencatat pokok-pokok pembicaraan
      -    Siswa dapat menjelaskan pokok-pokok pembicaraan
                                                                                                        
 II. MATERI PELAJARAN
  • Mengunjungi Pasar Malam

III.METODA
Ceramah , Karyawisata , Tanya jawab , Penugasan , Pemberian tugas diskusi.

IV.LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN

  1. Kegiatan Awal  :
-          Apersepsi : Mengingat kembali pelajaran lalu .
-          Motivasi    : Apabila materi ini dikuasai dengan baik ,maka siswa akan lebih cepat mamahami materi berikutnya.
-          Menyampaikan tujuan pembelajaran .
-          Menyiapkan alat peraga .

B. Kegiatan Inti
-  Siswa mengamati gambar kegiatan di Pasar Malam.
      -  Siswa menyimak penjelasan guru tentang Pasar Malam.                                                                         -  Siswa menjelaskan betapa pentingnya manfaat pasar.
            -  Siswa dan guru mengadakan tanya jawab.                                                                                                                          -  Siswa menuliskan pokok-pokok pembicaraan tetntang pasar Malam 
         
C   Kegiatan Akhir
-          Dengan bimbingan guru siswa membuat rangkuman materi
-          Siswa mengerjakan evaluasi
-          Guru memberikan tugas ( PR )














V. ALAT DAN SUMBER

Sumber Pelajaran :   -    KTSP 2006
-          SaSeBI untuk SD Kelas V
-          Penerbit PT. Erlangga Th. 2006
-          Penulis Drs.Hanif Nurcholis,MA
-          Hal. 1 - 2

Alat Pelajaran       :    * Gambar – gambar kegiatan di Pasar Malam
                                 

VI. PENILAIAN
                        Prosedur tes    : Tes awal ,proses, tes akhir .
                        Bentuk Tes      : Tertulis
                        Jenis Tes          : Isian

Jawablah pertanyaan di bawah ini  !

1. Kapan Dimas sekeluarga liburan ke desa Kakek?
2. Ke mana mereka pergi jalan-jalan?
3. Kapan Pasar Malam mulai dibuka?
4. Berapa lama mereka berada di pasar malam?
5. Senangkah Dimas pergi ke pasar malam itu?


                                                                                    Lembursawah,
Mengetahui                                                                 Guru Kelas V
Kep.SDN 02 Lb.sawah





DEDE SUJATMA,S.Pd                                           AAM AMINAH,S.Pd.SD
NIP.196203271984101002                                        NIP. 196207241984102004
Read More

KTSP












LEMBAR PENGESAHAN
Setelah memperhatikan pertimbangan dari Komite Sekolah
Dan diketahui Dinas Pendidikan Kabupaten,dengan ini
Kurikilum SD Negeri 9 Karangtengah Tahun Pelajaran 2010/2011
Ditetapkan /disahkan untuk diberlakukan.


Cibadak,   Agustus 2010
Ketua Komite Sekolah                                    Kepala SDN 9 Karangtengah


O D E N                                             ATY  NURHAYATI,SPd.SD
              NIP. 195408111974032002

Mengetahui
Kepala Dinas Pendidikan Kab.Sukabumi



Drs.H.ZAENAL MUTAQIN,M.Si                                   






KATA  PENGANTAR
Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT,karena limpahan Rahmat dan Khidayah-Nya ,saya dapat menyelesaikan tugas penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Sekolah Dasar Negeri 9 Karangtengah UPTD Pendidikan Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi.
KTSP ini disusun dengan tujuan agar segala sesuatu yang berkenaan dengan perencanaan pembelajaran dapat dilaksanakan secara terstruktur,terorganisir,terarah dan sitematik dalam rangka mengimplementasikan Permendiknas No.23 Thn.2006 tentang Standar Isi,PP Mendiknas No.24 Thn. 2006 tentang Standar Kompetensi Kelulusan.
Saya menyadari bahwa penyusunan KTSP ini jauh dari sempurna,oleh karena itu tegur sapa dan saran sangat kami nantikan demi perbaikan penyusunan KTSP masa yang akan datang.
Penyusunan KTSP ini dapat diselesaikan berkat adanya kerjasama adan peran serta  dari :
1.      Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.
2.      Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Cibadak.
3.      Pengawas Sekolah Dasar Kecamatan Cibadak
4.      Kepala Sekolah dan Dewan Guru SD Negeri 9 Karangtengah=Cibadak.
5.      Komite Sekolah dan Tokoh Masyarakat.
Kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan KTSP ini,saya sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih yang sedalam-dalamnya ,semoga segala pengorbanan dijadikan amal saleh.
Saya berharap ,semoga KTSP ini bermanfaat. Amin.
                                                                                                Penyusun.







KTSP SD Negeri 9 Karangtenga




DAFTAR  ISI
                                                                                                                                                                                                                                                           Hal.
Lembar Pengesahan…………………………………………………………I
Kata Pengantar……………………………………………………………..II
Daftar Isi…………………………………………………………………..III

BAB.  I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang………………………………………………………….1
B.     Landasan Penyusuna KTSP…………………………………………….3
C.     Tujuan Penyusuna KTSP……………………………………………….5
D.    Prinsip Pengembangan KTSP SD Negeri 9 Karangtengah…………….5

BAB.  II VSI,MISI DAN TUJUAN PENDIDIKAN

A.    VISI……………………………………………………………………7
B.     MISI……………………………………………………………………7
C.     TUJUAN………………………………………………………………7

BAB.  III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A.    STRUKTUR KURIKULUM………………………………………….9
B.     MUATAN KURIKULUM…………………………………………...10

BAB. IV  KALENDER  PENDIDIKAN

A.    SEMESTER 1………………………………………………………...22
B.     SEMESTER 2………………………………………………………...23

BAB.  V PENUTUP…………………………………………………….24

LAMPIRAN-LAMPIRAN

1.      Silabus
2.       RPP.

KTSP SD Negeri 9 Karangtengah
BAB . I
PENDAHULUAN
A. LATAR  BELAKANG.
Kurikulum merupakan salah satu komponen pendidikan yang sangat strategis karena merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan,isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.Kurikulum sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran memberikan makna bahwa di dalam kurikulum terdapat panduan interaksi antara guru dan peserta didik.Dengan demikian,kurikulum berfungsi sebagai “nafas atau inti”dari proses pendidikan di sekolah untuk memberdayakan potensi peserta didik.
Seiring dengan perubahan pengelolaan pemerintahan yang memasuki era desentralisasi ,diikuti dengan perubahan pengelolaan pendidikan berupa desentralisasi pendidikan,otonomi pendidikan.dan otonomi manajemen sekolah,maka kurikulum yang sifatnya sentralistikseperti Kurikulum 1994 dan kurikulum-kurikulum sebelumnya,sudah tidak sesuai lagi dengan era otonomi manajemen sekolah.Dengan Kurikulum 1994 yang sentralistik,di mana satu kurikulum diberlakukan untuk semua peserta didik dari Sabang sampai Merauke,berarti kemampuan seluruh peserta didik seolah-olah dianggap sama.Padahal kenyataannya kemampuan setiap peserta didik berbeda satu sama lain,berbeda antara daerah yang satu dengan daerah yang lain,begitupun antara sekolah yang satu dengan yang lainnya berbeda.Dan yang paling memahami kemampuan setiap peserta didik adalah guru-guru yang bersangkutan.Oleh karena itu ,yang paling ideal menyusun KTSP saat ini adalah para guru ytang bersangkutan.Hal inilah antara lain yang mendasari perlunya penyempurnaan kurikulum.

KTSP SD Negeri 9 Karangtengah

Dalan TAP MPR RI No.IV/MPR/1999 dinyatakan bahwa arah kebijakan Pembanhunma Pendidikan Nasional antara lain untuk :  ( 1 ) Melakukan pembaharuan system pendidikan termasuk pembaharuan Kurikulum,berupa diverifikasi kurikulum untuk melayani keberagamanpeserta didik,penyusunan kurikulum yang berlaku secara nasional dan local sesuai dengan kepentingan setempat serta jenis pendidikan secara professional;dan ( 2 ) Melakukan Pembaharuan dan pemantapan system Pendidikan Nasional berdasarkan prinsip prinsip desentralisasi,otonomi keilmuan,dan manajemen.
Selanjutnya.pada Tahun 2003 telah disyahkannya UU No.20 Th.2003 Sistem Pendidikan Nasional ( UUSPN ).UUSPN ini memberikan dasar hokum untuk membangun Pendidikan Nasional dengan menerapkan prinsip demokrasi,disentralisasi,otonomi,keadilan dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.Hal ini untuk menjawab  gerakan reformasi di Indonesia yang secara umum menuntut diterapkannya prinsip demokrasi,disentralisasi,otonomi,keadilan dan menjunjung tinggi hak asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.Dalam hubungannya dengan pendidikan ,prinsip-prinsip tersebut akan memberikan dampak yang mendasar pada kandungan,proses,dan Manajemen System Pendidikan.
Selain itu,ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat dan memunculkan tuntutan baru dalam segala aspek kehidupan,termasuk dalam Sistem Pendidikan,Tuntutan tersebut menyangkut pembaharuan system pendidikan ,diantaranya pembaharuan kurikulum yaitu diverifikasi kurikulum untuk melayani peserta didik dan potensi daerah yang beragam dan pelaksanaan Manajemen Pendidikan Berbasis Sekolah,
Pembaharuan system pendidikan memerlukan strategi tertentu .Strategi Pembangunan Pendidikan Nasional dalam UUSPN antara lain meliputi : pengembangan dan pelaksanaan kurikulum berbasis kompetensi dan


KTSP SD Negeri 9 Karangtengah
pelaksanaan otonomi manajemen pendidikan.Oleh karena itu ,kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan perlu dikembangkan dengan prinsip diverifikasi sesuai dengan satuan pendidikan,potensi daerah,dan peserta didik.
Dengan demikian,setiap satuan pendidikan perlu mengembangkan KTSP,yaitu kurikulum operasional yang disusun oleh guru-guru yang bersangkutan dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan.
KTSP SD Negeri 9 Karangtengah - Cibadak – Sukabumi dikembangkan sebagai perwujudan dari Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah.Kurikulum ini disusun di bawah koordinasi dan supervise Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi,serta dengan bimbingan nara sumber ahli Pendidikan dan Pembelajaran dari Pengawas Pendidikan UPTD Pendidikan Kec.Cibadak dan Pengawas Tk.Kabupaten.
Dengan penuh tanggungjawabKurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) ini akan menjadi pedoman bagi penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di SD Negeri 9 Karangtengah – Cibadak – Sukabumi
B. LANDASAN

1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem 
    Pendidikan Nasional.
    Ketentuan dalam UU No.20/2003 yang mengatur KTSP,adalah :
a.       Pasal 1 ayat 19.
b.      Pasal 18 ayat 1;2;3;4
c.       Pasal 32 ayat 1;2;3
d.      Pasal 35 ayat 2
e.       Pasal 36 ayat 1;2;3;4









TSP SD Negeri 9 Karangtenga
f.       Pasal 37 ayat 1;2;3
g.      Pasal 38 ayat 1;2

2.PP No.19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan.
  Ketentuan dalam PP No.19/2005 yang mengatur KTSP,adalah :
a.        Pasal 1 ayat 5;13;14;15
b.      Pasal 5 ayat 1;2
c.       Pasal 6 ayat 6
d.      Pasal 7 ayat 1;2;3;4;5;6;7;8
e.       Pasal 8 ayat 1;2;3
f.       Pasal 10 ayat 1;2;3
g.      Pasal 11 ayat 1;2;3;4
h.      Pasal 13 ayat 1;2;3;4
i.        Pasal 14 ayat 1;2;3
j.        Pasal 16 ayat 1;2;3;4;5
k.      Pasal 17 ayat 1;2
l.        Pasal 18 ayat 1;2;3
m.    Pasal 20 ayat 1
3.Permen Diknas No 22/2006 tentang Standar Isi.
4. Permen Diknas No 23/2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan.
5. Permen Diknas No 24/2006 dan No.6/2007 tentang Pelaksanaan Permendiknas
6. Perbup Kab.Sukabumi No.33/2008 tentang 10 Pebiasaan ( Ahkhlaqul Karimah )
7. Keputusan Rapat Dinas Dewan Guru dan Kepala SD Negeri 9 Karangtengah.
   




KTSP SD Negeri 9 Karangtengah
C.    TUJUAN DAN FUNGSI PENYUSUNAN KTSP
1.      Tujuan.
 Pengembangan KTSP di SD Negeri 9 Karangtengah – Cibadak  bertujuan untuk :
a.       Pedoman bagi Guru dalam pengelolaan pembelajaran.
b.      Pedoman dalam menentukan Standar Kompetensi-Kompetensi Dasar yang harus dicapai siswa.
c.       Alat evaluasi ketercapaian Standar Kompetensi-Kompetensi Dasar yang harus dicapai siswa.
d.      Bahan umpan balik ( feedback) dari keseluruhan program pembelajaran.
e.       Sarana tercapainya target Wajar Dikdas 9 tahun yang bermutu.

2.      Fungsi
Pengembangan KTSP di SD Negeri 9 Karangtengah – Cibadak  berfungsi sebagai:
a.       Subjek Akademis    : Pengembangan pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu.
b.      Humanistik  : Pengembangan kepribadian,sikap,emosi/perasaan.
c.       Rekonstruksi Sosial : Pengembangan kemampuan memecahkan problema- problema dalam masyarakat.
d.      Teknologis : Pengembangan prilaku/kompetensi dalam berbagai
           Bidang kehidupan.


D.    PRINSIP PENGEMBANGAN KTSP SD Negeri 9 Karangtengah ;

1.      Berpusat pada potensi,perkembangan,kebutuhan,dan kepentingan peserta didik dan lingkungan.
2.      Beragam dan terpadu.
3.      Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan ,teknologi,dan seni.
4.      Relevan dengan kebutuhan kehidupan.
5.      Menyeluruh dan berkesinambungan.
6.      Belajar sepanjang hayat.
7.      Seimbang antara kepentingan Nasional dan kepentingan DaerahKTSP SD Negeri 9 Karangteng

BAB  II
VISI,MISI DAN TUJUAN PENDIDIKAN

A.VISI
Visi SD Negeri 9 Karangtengah – Cibadak.
Menghasilkan lulusan yang berkualitas berahlakul karimah, berkopentensi ilmu pengetahuan , Dasar – dasar keterampilan nilai – nilai sikap kepribadian yang dilandasi keimanan & ketaqwaan.
B.MISI
Untuk mencapai Visi,SD Negeri 9 Karangtengah memiliki Misi sebagai berikut :
  1. Menanamkan pendidikan ahlak & bernuansa islami
  2. Menyukseskan wajib belajar pendidikan dasar bermutu 9 tahun yang berorientasi kepada pembekalan kecakapan hidup
  3. Menyelenggarakan , mengelola pendidikan dengan system manajemen berbasis sekolah yang demokratis & transparan
  4. Menerapkan pola hidup sehat

C.TUJUAN
  Tujuan Pendidikan Nasional adalah Berkembangbya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang :beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME;Berakhlaq mulia,sehat,berilmu,cakap,kreatif,mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggungjawab.
   Merujuk pada tujuan Pendidikan Nasional tersebut ,maka Tujuan Sekolah Dasar Negeri 9 Karangtengah – Cibadak adalah sebagai berikut :




KTSP SD Negeri 9 Karangtengah
1.      Dapat meningkatkan pengamalan ajaran agama Islam melalui proses pembelajaran dan kegiatan pembiasaan.
2.      Meraih prestasi akademik dan atau non akdemik minimal tingkat Kecamatan pada tahun pelajaran 2010/2011 dan tingkat Kabupaten pada tahun 2013.
3.      Memperoleh 100 % lulusan dengan rata Kriteria Ketuntasan Minimum meraih 6,2 pada tahun 2011.
4.      Mengenal dasar-dasar teknologi komunikasi dan informasi.
5.      Membiasakan hidup bersih dan sehat di dalam kelas dan lingkungan sekolah sebagai budaya hidup sehari-hari.
6.      Mengikutsertakan tenaga pendidik dalam setiap kegiatan KKG,Study Banding,Diklat,Seminar dan Program Pendidikan S-2.




KTSP SD Negeri 9 Karangtengah
BAB  III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
A.   STRUKTUR KURIKULUM

PP No. 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan ,pasal 6 ayat 1 menyatakan bahwa : Struktur dan Muatan Kurikulum KTSP pada jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah meliputi 5 kelompok mata pelajaran sebagai berikut :
1. Kelompok mata pelajaran Agama dan Akhlaq mulia.
2. Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan Kepribadian.
3. Kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
4. Kelompok mata pelajaran Estetika.
5. Kelompok mata pelajaran Jasmani,Olah Raga dan Kesehatan.
Berdasarkan ketentuan tersebut di atas, Struktur KTSP SD Negeri 9 Karangtengah Cibadak ,sebagai berikut :

No.
Mata Pelajaran
Alokasi Waktu Tiap Kelas

I
II
III
IV
V
VI

A
MATA PELAJARAN







1
Pendidikan Agama
3
3
3
3
3
3

2
Pendidikan Kewarganegaraan
2
2
2
2
2
2

3
Bahasa Indonesia
6
6
6
5
5
5

4
Matematika
6
6
6
5
5
5

5
Ilmu Pengetahuan Alam
2
3
3
4
4
4

6
Ilmu Pengetahuan Sosial
2
2
2
3
3
3

7
Seni Budaya dan Keterampilan
2
2
2
4
4
4

8
Pend. Jasmani,OR dan Kesehatan
2
2
2
4
4
4

B
 MUATAN LOKAL








a. Bahasa Sunda
2
2
2
2
2
2


b. Menganyam
1
1
2
2
2
2


c. Bahasa Inggris
2
2
2
2
2
2

C
 PENGEMBANGAN DIRI



2*
2*
2*


J U M L A H
30
31
32
36
36
36


Keterangan

>> *) ekuivalen 2 jam pembelajaran

>>    Alokasi waktu pada tabel di atas sudah ditambah 4 jam pembelajaran setiap minggu
        Minggu.

>>   Kelas 1,2,dan 3 menggunakan pendekatan mata pelajaran


KTSP SD Negeri 9 Karangtengah

B.   MUATAN KURIKULUM

a. Setiap kelompok mata pelajaran dilaksanakan secara kolistik    sehingga pembelajaran masing-masing kelompok mata pelajaran mempengaruhi       pemahaman dan/atau penghayatan peserta didik.
b.Semua kelompok mata pelajaran sama pentingnya dalam menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah.
 c. Kurihulum dan silabus SD Negeri 9 Karangtengah menekankan pentingnya kemampuan dan kegemaran membaca dan menulis,kecakapan berhitung ,serta kemampuan berkomunikasi.
d.  Kelompok mata pelajaran Agama dan akhlaq mulia pada SDN 9
  Karangtengah dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan  Agama,Kewarganegaraan,Kepribadian,Iptek,Estetika ,Jasmani,Olah raga dan Kesehatan.
e.  Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan Kepribadian pada SDN 9    Karangtengah dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan  agama,Akhlaq Mulia, Kewarganegaraan,Bahasa,Seni Budaya dan Pend.Jasmani.
f.  Kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknoliogi pada SD Negeri 9 Karangtengah dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan  Bahasa,Matematika,IPA,IPS,Keterampilan/Kejuruan,dan muatan local yang relevan.
g.  Kelompok mata pelajaran Estetika
      pada SD Negeri 9 Karangtengah dilaksanakan melalui muatan     dan/atau kegiatan  Bahasa,Seni Budaya, Keterampilan dan muatan local yang relevan.



KTSP SD Negeri 9 Karangtengah

i. Kelompok mata pelajaran Jas Or Kes     pada SD Negeri 9     Karangtengah dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan   Penjas,OR,Kesehatan,IPA dan muatan local yang relevan
j. Kedalaman muatan Kurikulum pada satuan pendidikan SDN 9    Karangtengah dituangkan dalam kompetensi pada setiap tingkat adan/atau semester sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan.Kompetensi yang dimaksud terdiri atas SK-KD

1.MATA PELAJARAN

A.    Pendidikan Agama Islam
Tujuan : {lihat lampiran Permendiknas No. 22/2006)
B. Pendidikan Kewarganegaraan
Tujuan : {lihat lampiran Permendiknas No. 22/2006)
C. Bahasa Indonesia.
Tujuan : {lihat lampiran Permendiknas No. 22/2006)
D.   Matematika
Tujuan : {lihat lampiran Permendiknas No. 22/2006)
E. Ilmu Pengetahuan Alama
Tujuan : {lihat lampiran Permendiknas No. 22/2006)
F. Ilmu Pengetahuan Sosial
Tujuan : {lihat lampiran Permendiknas No. 22/2006)
G.   Seni Budaya dan Keterampila
Tujuan : {lihat lampiran Permendiknas No. 22/2006)
H.   PJOK
Tujuan : {lihat lampiran Permendiknas No. 22/2006)








KTSP SD Negeri 9 Karangtengah

2.MUATAN LOKAL
 a. Muatan Lokal yang wajib dikembangkan di SDN 9    Karangtengah adalah Bahasa Sunda.
         Tujuan :   
1.     Mengembangkan kemampuan dan keterampilan berkomunikasi siswa dengan menggunakan bahasa Sunda.
2.     Meningkatkan kepekaan dan penghayatan terhadap karya sastra Sunda.
3.     Memupuk tanggungjawabuntuk melestarikan hasilkreasi budaya Sundasebagai salah satu unsure kebudayaan Nasional.
b. Muatan Lokal pilihan yang dikembangkan di SDN 9 Karangtengah adalah :
b.1 .Anyaman.
       Tujuan :
  .a   Mengembangkan pengetahuan dan kemampuan dalan  anyaman.
  .b.  Mencintai produk kerajinan daerah sendiri.
b.2. Bahasa Inggris.
      Tujuan :
a.     Mengenalkan B.Inggris sebagai bahasa Komunikasi Internasional.
b.     Membekali siswa untuk menghadapai tuntutan dalam rangka menjalani era globalisasi.





KTSP SD Negeri 9 Karangtengah

3.PENGEMBANGAN DIRI
3.1. Meliputi beragam kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan minat dan bakat siswa,yang terdiri atas :
a. Kewiraan
- Pramuka
- UKS
b. Olah Raga
- Sepak Bola
- Atletik
c. Seni
- Seni Suara
- Karawitan
d. Ketempilan
- Menganyam
- Menyulam

3.2.Kegiatan Pembiasaan.
         Adalah kegiatan yang dilakukan secara regular, di dalam kelas dan di lingkungan sekolah :







KTSP SD Negeri 9 Karangtengah
a.     Pembiasaan Rutin
    Adalah kegiatan yang dilakukan secara regular, di dalam kelas dan    di lingkungan sekolah :
-   Upacara Bendera (setiap hari Senin pagi )
-   Pengumpulan infak (setiap hari Jumat )
-   Pemeriksaan Kesehatan ( setiap hari pelajaran penjaskes )
-   Pelaksnaan kegiatan Sabtu bersih
-   Berkomunikasi dengan bahasa Sunda pada setiap hari Juma

b.     Kegiatan spontan

   Adalah kegiatan yang dapat dilakukan kapan saja ,di mana saja,tanpa dibatasi ruang.Bertujuan untuk memberikan pendidikan pada saat itu juga.,terutama dalam disiplin dan sopan santun dan kebiasaan baik yan lain:
-   Membiasakan member salam
-   Membiasakan membuang sampah pada tempatnya
-   Membiasakan antri
-   Membiasakan mengatasi silang pendapat dengan benar.

c.      Kegiatan Terperogram

   Adalah kegiatan yang diprogramkan dan direncanakan baik pada tingkat kelas maupun sekolah.Bertujuan memberikanwawasan tambahan pada anak tentang unsure-unsur baru dalam kehidupan bermasyarakat yang penting untuk perkembangan anak:
-   Pelaksanaan kegiatan amaliyah Ramadlan
-   ]Peringatan hari-hari besar Islam ( Maulud,Isro Miraj dsb )
-   Pekan Kreati Siswa
-   Pelaksnaan kegiatan Nasionalisme dan Patriotisme ( PHBN )

-          KTSP SD Negeri 9 Karangtengah

-   Pembinaan dan Bimbingan bagi calon siswa berprestasi
-   Pembinaan dan bimbel bagi siswa kelas VI.

d.     Kegiatan Keteladanan

-   Bersih dan rapih diri
-   Memberi slam dan musafahah
-   Datang dan pulang tepat waktu
-   Berdo’a sebelum dan sesudah belajar
-   Membaca surat-surat pendek dan do’a-do’a
-   Membuang sampah pada tempatnya
-   Budaya minat baca.

4.PENGATURAN BEBAN BELAJAR


Kelas
Satu jam
Satu jam
Minggu
Waktu
pelajaran tatap
pelajaran
effektif
pembelajaran
muka/menit
perminggu
per thn ajaran
pertahun
I
35
30
37
962
II
35
31
37
999
III
35
32
37
1036
IV
35
36
37
1332
V
35
36
37
1332
VI
35
36
37
1332







KTSP SD Negeri 9 Karangtengah

6.KENAIKAN KELAS DAN KELULUSAN

a. Kenaikan kelas
    Kenaikan kelas dilaksanakan setiap akhir tahun ajaran
    Kriteria kenaikan kelas :
1.     Siswa dinyatakan naik kelas setelah mnyelesaikan seluruh program pembelajaran pada dua semester di kelas yang diikuti.
2.     Tidak terdapat nilai di bawah SKBM
3.     Memiliki nilai maksimal baik untuk aspek kepribadian pada semester yang diikuti.
b. Kelulusan
    Sesuai dengan ketentuan PP No.19/2005 pasal 72 ayat (1 ) pesaerta   didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan dasar dan menengah setelah
1.     Menyelesaikan seluruh program pembelajaran
2.     Memperoleh nilai minimalbaik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran,kelompok mata pelajaran Agama dan Akhlaq Mulia,kelompok Kewarganegaraan dan kepribadian,kelompok mata pelajaran Estetika,kelompok PJOK.
3.     Lulus Ujian Nasional







KTSP SD Negeri 9 Karangtengah


7.     PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP
     Sesuai VISI SDN 9 Karangtengah –Cibadak, PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP dilaksanakan melalui Keterampilan Hidup Sehat.

8.     PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL DAN GLOBAL.

   SDN 9 Karangtengah – Cibadak melaksanakan PENDIDIKAN     BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL DAN GLOBAL adalah :
a.  Anyaman dari bahan kain limbah ( Kesed )
b.  Komputer untuk keunggulan global.













KTSP SD Negeri 9 Karangtengah

BAB  IV
KALENDER  PENDIDIKAN
A. Semester 1
Juli 2010
Agustus 2010
Sep-10
M

4
11
18
25

M
1
8
15
22
29

M

5
12
19
26

S

5
12
19
26

S
2
9
16
23
30

S

6
13
20
27

S

6
13
20
27


S
3
10
17
24
31

S

7
14
21
28

R

7
14
21
28


R
4
11
18
25


R
1
8
15
22
29

K
1
8
15
22
29


K
5
12
19
26


K
2
9
16
23
30

J
2
9
16
23
30

J
6
13
20
27


J
3
10
17
24


S
3
10
17
24
31

S
7
14
21
28


S
4
11
18
25



Hari Eff= 18 hari
Hari Eff= 22 hari
Hari Eff= 17hari
Oktober 2010
Nopember 2010
Desember 2010
M

3
10
17
24
31
M

7
14
21
28

M

5
12
19
26

S

4
11
18
25

S
1
8
15
22
29

S

6
13
20
27

S

5
12
19
26

S
2
9
16
23
30

S

7
14
21
28

R

6
13
20
27


R
3
10
17
24


R
1
8
15
22
29

K

7
14
21
28


K
4
11
18
25


K
2
9
16
23
30

J
1
8
15
22
29


J
5
12
19
26


J
3
10
17
24
31

S
2
9
16
23
30

S
6
13
20
27


S
4
11
18
25


Hari Eff= 26 hari
Hari Eff= 25 hari
Hari Eff= 18 hari













B. Semester 2.
Januari 2011
Pebruari 2011
Maret 2011
M

2
9
16
23
30
M

6
13
20
27

M

6
13
20
27

S

3
10
17
24
31
S

7
14
21
28

S

7
14
21
28

S

4
11
18
25

S
1
8
15
22


S
1
8
15
22
29

R

5
12
19
26

R
2
9
16
23


R
2
9
16
23
30

K

6
13
20
27

K
3
10
17
24


K
3
10
17
24
31

J

7
14
21
28

J
4
11
18
25


J
4
11
18
25


S
1
8
15
22
29

S
5
12
19
26


S
5
12
19
26


Hari Eff= 19 hari
Hari Eff= 22 hari
Hari Eff= 26 hari
Apr-11
Mei 2011
Juni 2011
M

3
10
17
24
31
M
1
8
15
22
29

M

5
12
19
26

S

4
11
18
25

S
2
9
16
23
30

S

6
13
20
27

S

5
12
19
26

S
3
10
17
24
31

S

7
14
21
28

R

6
13
20
27

R
4
11
18
25


R
1
8
15
22
29

K

7
14
21
28

K
5
12
19
26


K
2
9
16
23
30

J
1
8
15
22
29

J
6
13
20
27


J
3
10
17
24


S
2
9
16
23
30

S
7
14
21
28


S
4
11
18
25


Hari Eff= 25 hari
Hari Eff= 25 hari
Hari Eff= 19 hari









BAB  V
PENUTUP
A. KESIMPULAN

       KTSP. SD Negeri 9 Karangtengah disusun berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku ,melalui beberapa tahapan yaitu :
1.      Sosialisasi tentang KTSP.
2.      Perencanaan penyusunan draf awal
3.      Penyusunan draf awal
4.      Diskusi/pembahasan dokumen KTSP DAN REVISI
5.      Finalisasi penyusunan draf
6.      Pembahasan dan pertanggungjawaban isi dokumen
7.      Pra validasi
8.      Penyusunan final dokumen
9.      Pengemasan

             KTSP. SD Negeri 9 Karangtengah bukan merupakan suatu dokumen yang bersifat statis,tetapi bersifat dinamis yang sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan situasi dan kondisi serta perubahan paradigm.

 Dengan penuh rasa tanggungjawab kami tim penyusun KTSP. SD Negeri 9 Karangtengah akan selalu berusaha merealisasikan seluruh isi dokumen KTSP ini sesuai dengan potensi dan sarana pendukung yang kami miliki.

Harapan kami,semoga dalam menjalankan tugas mulia ini senantiasa diberi kekuatan dan ketabahan serta mendapat ridlo dan petunjuk Yang Maha Kuasa.Amin










KTSP SD Negeri 9 Karangtengah


B.  SARAN

Demi terwujudnya Visi yang kami canangkan ,melalui dokumen ini kami mengharapkan :
1.      Resfek terhadap setiap perubahan kebijakan
2.      Akuntabilitas yang maksimal dari semua pihak,baik dewan guru maupun pihak yang berkopenten lainnya.
3.      Upaya yang maksimal dari coordinator bidang yang terkait dengan isi dokumen ini.
4.      Selalu melakukan inovatif,kreatif,dan proaktif tiap kebijakan.
5.      Adanya trasparansi kebijakan baik teknis/non teknis,tidak adanya intimidasi,diskriminasi dari pihak yang berkompenten.

6.      Berbagai kebijakan yang bersifat intern,berbagai keputusan perlu dipertimbangkan secara matang hingga informasi tidak terkesan mendadak.
7.      Peningkatan peran serta Komite sekolah,Tokoh masyarakat,dan Tokoh Pemerintahan setempat.
8.      Pelihara dan perkuat harmonisasi kekeluargaan dan kerjasama antar personal.


C.  TINDAK LANJUT.

Setelah disyahkannya Dokumen KTSP SD NEGERI 9 KARANGTENGAH ini kami akan :
1.      Merealisasikan isi Dokumen KTSP secara bertahap.
2.      Kerjasama dengan pihak yang berkompenten agar Visi,Misi dan Tujuan yang dicanangkan dapat terwujud.
3.      Melakukan evaluasi dan analisis dari semua kegiatan yang telah dilakukan.
4.      Melakukan inovasi sesuai dengan tuntutan situasi ,kondisi dan potensi yang kami miliki.
5.      Mempertanggungjawabkan realita pelaksanaan dari realisasi isi dokumen KTSP ini kepada pihak yang berkompenten.



KTSP SD Negeri 9 Karangtengah
Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Abaut

http://wwwroges-ade.blogspot.com, between the and tags
  • About
  • http://wwwroges-ade.blogspot.com, between the and tags

    Popular Posts

    BTemplates.com

    Blogroll

    script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">

    About

    script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">

    Copyright © Roghes Family | Powered by Blogger
    Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com